Pengertian Tentang Brand Desain dan Atribut Yang Terlibat

Brand desain dapat didefinisikan sebagai salah satu praktik pemasaran yang krusial dalam membuat nama, logo, desain, dan elemen yang meciptakan identitas berbeda dengan merek lain di pasar, hal ini juga mendorong diferensiasi produk.

Brand desain adalah salah satu praktik paling awal dan terpenting dari proses branding keseluruhan, ini memegang nilai yang besar karena dapat memberi keunggulan dalam pasar yang kompetitif. Brand desain harus eksklusif dan setiap komponennya harus memiliki ekspresi yang sama.

 

Atribut dalam brand desain

Untuk melakukan brand desain, perusahaan harus melakukannya dari awal dengan melibatkan semua anggota kunci perusahaan terutama departemen manajemen dan pemasaran untuk membuat sebuah tim yang akan terlibat dalam setiap detail brand desain.

Bekerja pada satu tim sangat penting untuk mengintegrasikan kerangka kerja dan karakteristik dalam setiap aspek bisnis dengan materi pemasaran dan promosi.

Agensi desain profesional dan bertalenta dibutuhkan untuk merancang sebuah brand yang baik meliputi logo, tagline, template, ekspresi desain, dan strategi keseluruhan. Perusahaan juga bisa merekrut tim desainer in-house yang berpengalaman dalam proses kerja membuat sebuah brand.

Dalam proses brand desain, dibutuhkan banyak sesi brainstroming dan penelitian dari tim desain, pemasaran, dan anggota kunci perusahaan yang terlibat untuk menghasilkan hasil akhir berupa wajah dan ekspresi perusahaan.

Brand desain secara keseluruhan harus selaras dan dapat melengkapi nilai, tujuan, etos, dan dasar-dasar perusahaan untuk mengkomunikasikan identitas perusahaan yang berbeda dari perusahaan lain.

Jika manajer atau anggota kunci perusahaan merasa bahwa brand desain dan strategi perusahaan saat ini tidak sesuai dengan dinamika pasar dan lingkungan, perusahaan dapat melakukan rebranding dengan mengubah desain sepenuhnya atau melakukan perbaikan dengan langkah-langkah dan skenario yang tepat untuk kondisi saat ini.

Pemilihan seperti palet warna, tipografi, pesan, cerita, dan strategi desain, secara keseluruhan harus melengkapi kepribadian bisnis dan apa yang ditawarkan oleh perusahaan. Sebagai contoh, jika penawaran produk oleh perusahaan adalah niche dan ditargetkan untuk segmen A dan A +, maka strategi desain harus sesuai dengan target pasar untuk memiliki hubungan emosional dengan audiens untuk mencapai tujuan dan pengakuan.

Brand desain tidak hanya terbatas pada logo yang baik dengan tagline dan barang-barangĀ  perusahaan yang di desain menarik, tetapi juga terdiri dari setiap ekspresi perusahaan dalam cara manajemen dan karyawan menangani pelanggan, berurusan dengan pihak eksternal, pertemuan dengan pemegang saham, dan ekpektasi mereka sendiri terhadap perusahaan.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, Brand desain berfungsi sebagai salah satu aspek utama dari strategi branding keseluruhan karena memiliki pendekatan yang benar dan rasional terhadap hasil. Hal ini sangat bermanfaat bagi perusahaan.